CIBINONG, Bogor | Mata Pena News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Polres Bogor resmi menyepakati pembentukan tim khusus lintas instansi untuk mempercepat pemberantasan pungutan liar (pungli) di wilayah Kabupaten Bogor. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menekankan pentingnya aksi nyata di lapangan, bukan sekadar penanganan administratif.
Kesepakatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakapolres Bogor, Rizka Fadhila, pada Selasa (14/4). Rapat dihadiri sejumlah perangkat daerah, mulai dari Inspektorat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), hingga Bagian Perundang-Undangan Setda.
Tim Khusus Lintas Instansi Segera Bergerak
Pemkab Bogor dan Polres Bogor menargetkan tim ini segera terbentuk dan langsung turun ke lapangan dalam waktu dekat. Tim akan melibatkan unsur pemerintah daerah, kepolisian, serta TNI untuk memperkuat penertiban yang selama ini juga dilakukan oleh Satpol PP.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memberantas pungli secara berkelanjutan. Hasil operasi di lapangan nantinya akan ditindaklanjuti melalui kajian yustisi, termasuk kemungkinan penerapan sanksi berdasarkan Peraturan Daerah (Perda).
Fokus di Kawasan Rawan Pungli
Operasi tidak dilakukan secara luas, melainkan difokuskan pada titik-titik rawan yang menjadi sorotan publik, seperti kawasan wisata Puncak Bogor dan area sekitar Stadion Pakansari.
Selain pungli, aparat juga menyoroti persoalan lain di kawasan tersebut, termasuk maraknya kasus kehilangan kendaraan di area parkir yang meresahkan masyarakat.
Tekankan Gerak Cepat dan Sinergi
Wakapolres Bogor, Kompol Rizka Fadhila, menegaskan pentingnya respons cepat dan sinergi lintas instansi dalam menangani praktik pungli yang berkembang di masyarakat.
“Tim ini dibentuk untuk memastikan penanganan pungli dilakukan secara terpadu dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.
Agenda awal tim akan difokuskan pada pemetaan kekuatan personel, pembagian tugas yang jelas, serta penentuan langkah strategis yang bisa langsung dijalankan di lapangan.
Dorong Tata Kelola Bersih dan Akuntabel
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan tim lintas instansi ini.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci dalam menekan praktik pungli sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.







