SULUT, Bolsel | Matapenanews.co.id– Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Sangadi) serentak di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang dijadwalkan berlangsung pada 2026, sejumlah figur mulai menyatakan kesiapan untuk mengikuti kontestasi di desa masing-masing. Salah satunya adalah Saripa Gomba, S.H., yang menyatakan siap kembali mencalonkan diri sebagai Sangadi Desa Linawan.
Saripa, 38 tahun, merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Ia dikenal memiliki pengalaman bekerja di lingkungan pemerintahan yang, menurutnya, menjadi bekal dalam memahami pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan, Saripa pernah mengabdi sebagai tenaga honorer di Badan Narkotika Provinsi Gorontalo pada periode 2012–2019.
Selama bertugas, ia mengaku memperoleh pengalaman dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Setelah itu, pada 2020–2021, ia melanjutkan pengabdiannya di Dinas Pekerjaan Umum. Pengalaman tersebut, menurut Saripa, memperluas pemahamannya mengenai perencanaan pembangunan dan penyelenggaraan pelayanan publik.
Menghadapi Pilkades mendatang, Saripa menyampaikan komitmennya untuk mendorong pembangunan desa yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan dan generasi muda.
“Perempuan dan pemuda harus diberikan ruang yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa. Saya ingin menghadirkan pemerintahan yang terbuka dan mampu mengakomodasi aspirasi seluruh masyarakat,” ujar Saripa.
Ia menjelaskan, apabila memperoleh kepercayaan masyarakat, beberapa program yang menjadi perhatiannya antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan perempuan, penguatan peran pemuda, serta peningkatan perhatian terhadap kelompok rentan dalam setiap program pembangunan desa.
Bagi Saripa, keikutsertaannya pada Pilkades 2026 bukanlah pengalaman pertama.
Ia sebelumnya pernah mencalonkan diri sebagai Sangadi Desa Linawan. Meski belum berhasil meraih kemenangan, pengalaman tersebut diakuinya menjadi pelajaran berharga dalam memahami kebutuhan dan harapan masyarakat.
“Pengalaman itu membuat saya semakin memahami aspirasi warga dan menjadi motivasi untuk terus berbenah. Jika kembali diberikan amanah, saya ingin menghadirkan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan mengutamakan kepentingan seluruh masyarakat,” katanya.
Pelaksanaan Pemilihan Sangadi serentak di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan masih menunggu tahapan resmi yang akan ditetapkan oleh pemerintah daerah dan penyelenggara terkait. Sejumlah nama mulai bermunculan sebagai bakal calon, termasuk Saripa Gomba yang kembali menyatakan kesiapannya untuk mengikuti kontestasi di Desa Linawan. (***)





