SULUT, Bolmut | Matapenanews.co.id- Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) diguncang kabar dugaan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (21/9/2026).
Bupati Bolmut Sirajudin Lasena dikabarkan turut terjaring dalam operasi senyap lembaga antirasuah tersebut bersama sejumlah pihak yang disebut berkaitan dengan lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut.
Informasi mengenai dugaan OTT ini beredar sejak Senin. Sejumlah laporan media menyebut, beberapa pihak tengah menjalani pemeriksaan KPK. Namun, hingga berita ini diterbitkan, status hukum Bupati Sirajudin Lasena maupun pihak-pihak lainnya belum diumumkan secara resmi oleh KPK.
Aktivitas KPK di Bolmut juga disebut terlihat dari adanya penyegelan pada sejumlah ruangan kantor perangkat daerah. Beberapa kantor yang dilaporkan mendapat tindakan tersebut antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Kesehatan, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Kabar tersebut sontak menjadi perhatian publik di Bolmut. Meski demikian, belum diketahui secara pasti perkara yang tengah ditangani KPK maupun keterkaitan masing-masing pihak dengan dugaan kasus tersebut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan mengenai informasi dugaan OTT di Bolmut memberikan jawaban singkat. Ia menyatakan pihaknya masih melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut.
“Kami cek dulu,” ujar Budi, Senin (21/9/2026).
Dengan demikian, informasi mengenai dugaan OTT terhadap Bupati Bolmut dan sejumlah pejabat lainnya masih menunggu penjelasan resmi KPK. Termasuk mengenai siapa saja yang diamankan, perkara yang sedang ditangani, serta status hukum pihak-pihak yang menjalani pemeriksaan.
Tim Matapenanews.co.id akan terus mengikuti perkembangan informasi ini berdasarkan keterangan resmi dari pihak berwenang. (***)





