CIBINONG, Bogor | Mata Pena News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memacu percepatan realisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Langkah strategis ini ditegaskan dalam rapat koordinasi percepatan perizinan gerai KDKMP yang digelar di Ruang Serbaguna I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Rabu (29/4/2026).
Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus bergerak cepat demi mengejar target pembangunan KDKMP di Kabupaten Bogor.
Menurut Ajat, dari total target 189 titik KDKMP, saat ini sebanyak 134 titik telah berjalan, sementara 25 titik lainnya siap beroperasi. Sedangkan sisanya masih menghadapi kendala lahan dan administrasi yang kini tengah dipercepat penyelesaiannya.
“Seluruh kendala harus diselesaikan segera. Kita tidak bisa memakai pola kerja biasa jika ingin target tercapai tepat waktu,” ujar Ajat.
Untuk mempercepat realisasi program tersebut, Pemkab Bogor membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan KDKMP. Bahkan, Dinas Koperasi dan UKM diminta berkantor langsung di pusat koordinasi Satgas agar evaluasi dapat dilakukan setiap hari.
Ajat menegaskan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus meninggalkan ego sektoral dan tidak lagi terjebak pada pola pikir sempit yang menghambat percepatan program strategis nasional.
“Kalau ini sudah menjadi bagian dari Asta Cita Presiden, maka semua perangkat daerah wajib bergerak cepat. Cara berpikir kita harus progresif, fokus pada solusi, dan kerja bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, KDKMP bukan sekadar program pembangunan koperasi biasa, tetapi agenda nasional yang membutuhkan koordinasi lintas sektor, mulai dari aspek administrasi, perizinan, hingga penyediaan lahan.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana menjelaskan, percepatan KDKMP dilakukan sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 mengenai percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, serta kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menurut Iman, rapat koordinasi tersebut turut melibatkan unsur Kejaksaan, Kepolisian, Kodim, ATR/BPN, perangkat daerah terkait, kepala desa, lurah, hingga pengurus koperasi desa dan kelurahan se-Kabupaten Bogor.
“Selain pembangunan fisik, kami juga fokus mempercepat pengurusan perizinan seperti KKPR, PBG, SLF, serta dokumen pendukung lainnya agar target nasional tercapai sesuai jadwal,” jelas Iman.
Pemkab Bogor menargetkan seluruh gerai KDKMP dapat selesai dan siap diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada Agustus mendatang.
Dengan percepatan ini, Kabupaten Bogor diharapkan menjadi salah satu daerah terdepan dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi modern berbasis desa dan kelurahan.







