SULUT, Bolsel | Matapenanews.co.id-Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus memperkuat upaya peningkatan mutu pendidikan melalui penyiapan kepemimpinan sekolah yang adaptif dan berdaya saing. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., saat menutup secara resmi kegiatan Asesmen Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP Tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolsel tersebut berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Kota Manado, Sabtu (07/02/2026), dan diikuti oleh 90 kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Bolsel.

Dalam sambutannya, Bupati Iskandar menegaskan bahwa asesmen kepala sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas manajemen sekolah serta mutu layanan pendidikan. Menurutnya, kepala sekolah tidak hanya berfungsi sebagai administrator, tetapi juga sebagai pemimpin perubahan di lingkungan satuan pendidikan.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bolsel telah menerapkan sistem manajemen talenta, yakni mekanisme penilaian berbasis pemeringkatan melalui proses pemetaan kompetensi (profiling) dan pemenuhan administrasi jabatan. Sistem tersebut disusun dalam box kelayakan jabatan dari box 1 hingga box 9 dan diterapkan secara objektif berdasarkan kompetensi, kinerja, serta capaian masing-masing pejabat, termasuk kepala sekolah.

“Setelah asesmen ini, para kepala sekolah diharapkan mampu menyusun proyek perubahan yang berorientasi pada inovasi serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di daerah,” ujar Bupati Iskandar.
Lebih lanjut, Bupati yang didampingi Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid tersebut juga menekankan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua sebagai mitra strategis dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara sekolah dan keluarga memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan serta pembentukan karakter peserta didik.

“Tindakan dan sikap guru terhadap siswa sangat berpengaruh. Karena itu, diperlukan kerja sama yang solid antara guru dan orang tua peserta didik,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Iskandar menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Kabupaten Bolsel memperoleh bantuan langsung dari Kementerian Pendidikan untuk sekitar 30 sekolah SD dan SMP. Bantuan tersebut, kata dia, tidak terlepas dari peran aktif operator sekolah dalam memperbarui data melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) secara tepat dan akurat.

Menutup sambutannya, Bupati Iskandar menyampaikan apresiasi kepada BPMP Sulawesi Utara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolsel, serta seluruh peserta asesmen atas komitmen dan partisipasi aktif dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. (***)







