close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.8 C
Jakarta
Selasa, Januari 13, 2026

Fakta Terkait Kunjungan Lapangan Pansus DPRD Kotamobagu di TPA Poyowa Kecil

KOTAMOBAGU – Saat mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terletak di Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Sabtu 17 Mei 2025, Panitia Khusus (Pansus) DPRD Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Kotamobagu menemukan sejumlah fakta mengejutkan.

Perihal ini disampaikan oleh salah satu Politisi Partai Nasdem yang juga Anggota Pansus DPRD Kotamobagu Deddy S. Pontoan.

Menurutnya, tanggul TPA sepanjang kurang lebih 100 meter jebol, mengakibatkan sampah berceceran ke sungai di sekitarnya.

“Tanggul penahan sampah di sekitar pinggir sungai telah jebol. Hal ini sangat berbahaya karena dapat mencemari sungai, baik air resapan maupun aliran sungai itu sendiri,” ujar Deddy S. Pontoan yang juga menjabat Sekretaris Komisi II DPRD Kotamobagu.

Baca juga:  Terima Santunan JKM Program BERKAH 42 Juta, Ahli Waris Menangis Haru

Begitu pula, kapasitas lahan TPA yang nyaris penuh diperkirakan hanya mampu menampung sampah hingga tahun 2025, menambah sederet permasalahan di lokasi pembuangan akhir sampah.

“TPA menerima sampah antara 60 hingga 70 ton setiap hari. Keterbatasan lahan dan armada yang beroperasi kurang maksimal semakin memperburuk pengelolaan sampah. dari sumber hingga pembuangan akhir,” ungkap Ketua Fraksi Nasdem tersebut.

Sistem sanitary land fill (metode pengelolaan sampah yang dirancang untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan) tidak berfungsi.

Baca juga:  Banjir Rendam Desa Tobayagan, Aktivitas Sekolah Diliburkan

Sehingga tempat pembuangan akhir (TPA) kini menerapkan sistem pembuangan sampah terbuka (open dumping). yang tidak ramah lingkungan dan berisiko tinggi terhadap kesehatan masyarakat.

“Konsep pembuangan dengan open dumping serta tidak berfungsinya sanitary landfill dalam pengolahan sampah akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat disekitar TPA,” ujarnya DSP Karenanya Deddy meminta pemerintah segera mencari solusi guna meminimalisir persoalan yang ada di TPA tersebut.

Sehingga, menurutnya kedepan tidak ada lagi persoalan – persoalan yang berdampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat.

Baca juga:  DPRD Bolmong Gelar Rapat Paripurna HUT ke-71 Kabupaten

“Pemerintah harus segera mencari solusi untuk permasalahan Tempat Pembuangan Akhir yang telah kelebihan kapasitas. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah sistem insinerasi, metode pengolahan sampah dengan pembakaran pada suhu tinggi untuk mengurangi volume dan menghasilkan energy,” pungkasnya.

Dirinya juga menyesalkan ketidak hadiran Kepala Dinas Lingkungan Hidup dalam kunjungan tersebut dan hanya di dampingi Kabid dan Staf.

Deddy S. Pontoan (DSP) mengajak Pemerintah Kota Kotamobagu. DPRD Kotamobagu dan seluruh stakeholder terkait untuk terus bekerja mencarikan solusi cepat dan akurat dalam menyelesaikan persoalan ini. ***

Berita Terpopuler

Motor Honda BeAT Milik Warga Salongo Raib Saat Diparkir di Kebun Desa Dudepo

SULUT, Bolsel | Matapenanews.co.id- Nasib nahas menimpa Agus Sampouw, warga Desa Salongo, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Sepeda motor jenis Honda...

Siswi SMAN 1 Bolaang Uki Tembus Paskibraka Provinsi: Shyren Amelia Abas Harumkan Nama Bolsel

SULUT, Bolsel | Matapenanews.co.id- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMAN 1 Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Shyren Amelia Abas, salah satu...

Polda Sumut Buru Bos Judi Online Terbesar, Kabid Humas Polda Sumut: Ada 36 Lokasi yang kita Lakukan Penindakan

MEDAN | Matapenanews.id- Polda Sumut bersama Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan dan Polresta Deli Serang selama sembilan hari mengungkap berbagai kasus tindak perjudian bahkan...

Keren,,, Karang Taruna Linawan Gelar Upacara HUT RI ke-77 di Pantai Pasir Putih

BOLSEL, SULUT | Matapenanews.id- Tradisi upacara bendera dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) secara umum dilakukan di Lapangan ataupun...

Polri Angkat Bicara soal Pengacara Brigadir J Tak Diizinkan Ikuti Rekonstruksi

JAKARTA | Matapenanews.id- Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi angkat bicara mengenai protes pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak...

2 Siswa Prakerin SMK CAS Merasa Senang Bertugas di Disdukcapil

BOLSEL, SULUT | Matapenanews.id- Praktek Kerja Industri (Prakerin) adalah kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan di Dunia usaha atau industri yang relevab dengan...
Berita terbaru
Berita Terkait