SULUT, Bolsel | Matapenanews.co.id- Tradisi gotong royong dalam mempersiapkan pesta pernikahan masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Tobayagan Selatan, Kecamatan Pinolosian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).
Salah satu bentuk persiapan yang masih dilakukan warga adalah membuat atap dari daun rumbia atau yang oleh masyarakat setempat dikenal sebagai bagian dari perlengkapan untuk menunjang pelaksanaan pesta pernikahan.
Kegiatan tersebut biasanya mulai dipersiapkan jauh sebelum hari pelaksanaan pesta. Warga secara bersama-sama membantu menyiapkan berbagai kebutuhan, termasuk membuat atap rumbia yang nantinya digunakan untuk tempat pelaksanaan acara.
Kebiasaan ini telah lama ditanamkan dalam kehidupan masyarakat. Selain membantu keluarga yang akan melaksanakan pesta, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan semangat kebersamaan antarwarga.
Salah satu warga Desa Tobayagan Selatan, Lanta Mokoagow, mengatakan persiapan pesta pernikahan biasanya sudah dilakukan sekitar satu bulan sebelum acara berlangsung.
“Sebulan sebelum pesta, pasti kami masyarakat sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Misalnya membuat atap dari rumbia,” ujar Lanta. Jumat, (02/10/2026).
Menurutnya, keterlibatan warga dalam mempersiapkan kebutuhan pesta merupakan bentuk kebersamaan yang telah berlangsung sejak lama dan terus dipertahankan hingga saat ini.
Bagi masyarakat setempat, persiapan pesta bukan hanya menjadi urusan keluarga yang memiliki hajatan. Warga turut mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing sehingga pekerjaan yang cukup berat dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Tradisi tersebut sekaligus mencerminkan nilai kebersamaan dan gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat Desa Tobayagan Selatan. (***)





