Jakarta | Mata Pena News – TP-PKK Kabupaten Bogor mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional setelah meraih juara favorit dalam ajang Pusaka Pusat Karya Nusantara 2026. Penampilan batik khas Bogor dalam parade fashion show sukses mencuri perhatian dewan juri dan pengunjung, sekaligus mengangkat kekayaan budaya lokal ke panggung nasional.
Keberhasilan tersebut diraih dalam kategori batik, bordir, aksesoris, dan kerajinan (craft) pada ajang Pusaka Pusat Karya Nusantara 2026 yang berlangsung pada 29 April hingga 3 Mei 2026 di Graha Manggala Siliwangi, Jakarta.
Partisipasi TP-PKK Kabupaten Bogor tampil menonjol melalui parade fashion show yang mengangkat keindahan batik khas daerah. Sentuhan kreativitas dan kearifan lokal menjadi daya tarik utama yang membedakan penampilan mereka dibanding peserta lain dari berbagai daerah di Indonesia.
Tim yang mewakili Kabupaten Bogor terdiri dari kader PKK dari lima kecamatan, yakni Cisarua, Parung, Ciampea, Gunung Sindur, dan Sukaraja. Kolaborasi tersebut menghadirkan ragam motif batik yang tidak hanya estetis, tetapi juga sarat makna budaya.
Penampilan para peserta berhasil memikat perhatian dewan juri dan pengunjung. Selain menonjolkan keindahan visual, mereka juga dinilai mampu menyampaikan pesan tentang pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah arus modernisasi.
Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keikutsertaan para kader bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari upaya nyata melestarikan warisan budaya daerah.
“Selamat kepada ibu-ibu yang hari ini telah berpartisipasi dalam lomba parade fashion show. Saya bangga kepada ibu-ibu semua yang sudah menampilkan batik khas Kabupaten Bogor. Semoga ke depan batik khas Kabupaten Bogor semakin dikenal oleh masyarakat luas. Hidup jaya PKK,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang turut berperan dalam kesuksesan ini.
Lebih lanjut, Eva menegaskan bahwa keikutsertaan dalam ajang nasional ini merupakan bentuk komitmen TP-PKK dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya. Selain itu, langkah ini juga menjadi strategi memperkuat identitas lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Capaian juara favorit ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin mempopulerkan batik khas Kabupaten Bogor. Dengan dukungan berbagai pihak, produk budaya lokal tersebut diyakini memiliki potensi besar untuk berkembang dan dikenal lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri.





