SULUT, Bolsel | Matapenanews.co.id- Momentum pelantikan kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) semakin dekat. Sejumlah persiapan mulai dimatangkan panitia untuk memastikan agenda organisasi tersebut berlangsung lancar.
PWI Bolsel nantinya akan dilantik bersamaan dengan kepengurusan PWI Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dan PWI Kotamobagu oleh PWI Provinsi Sulawesi Utara.
Koordinator Panitia Pelantikan PWI Bolsel, Hendra Damopolii, mengungkapkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan.
“Kami mulai melakukan persiapan dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait pelaksanaan pelantikan,” ujar Hendra.
Di tengah persiapan tersebut, Ketua PWI Bolsel, Viko Karinda, menyampaikan pesan khusus kepada jajaran wartawan dan pengurus PWI. Ia mengingatkan bahwa profesi jurnalistik tidak semata-mata berkaitan dengan menyampaikan informasi, tetapi juga menyangkut tanggung jawab terhadap kehidupan masyarakat.
Viko meminta wartawan berhati-hati dalam menghasilkan setiap karya jurnalistik, terutama ketika pemberitaan berpotensi berdampak terhadap kehidupan masyarakat kecil.
“Teman-temanku, jangan sampai beritamu menjadi musibah bagi orang miskin, orang kelaparan, keluarga yang harmonis, janda miskin, serta anak yatim. Jadikan beritamu penyelamat bagi mereka semua,” kata Viko.
Menurutnya, wartawan harus mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan publik, akurasi informasi, dan dampak pemberitaan. Ia menilai pers memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan persoalan masyarakat sekaligus mengawal kepentingan umum.
Namun, Viko juga menegaskan bahwa sikap berpihak kepada masyarakat kecil bukan berarti wartawan harus mengabaikan berbagai persoalan yang merugikan negara.
Sebaliknya, ia mendorong insan pers tetap berani mengungkap dugaan penyimpangan dan berbagai tindakan yang merugikan kepentingan publik.
“Berita wartawan harus menjadi peluru untuk melawan koruptor, penjahat keji, dan mereka yang merusak negara ini,” tegasnya.
Bagi Viko, pelantikan PWI Bolsel tidak seharusnya berhenti sebagai agenda seremonial organisasi. Momentum tersebut diharapkan menjadi titik penguatan komitmen para wartawan untuk menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dan bertanggung jawab.
Ia juga mengajak masyarakat Bolsel memberikan doa serta dukungan agar PWI dapat terus menjalankan peran organisasi sekaligus memberikan kontribusi positif bagi daerah.
“Menjelang pelantikan PWI Bolsel, mohon masyarakat Bolsel mendoakan kami agar istiqomah menjaga daerah ini dan berjuang membangun daerah yang kita cintai ini. Tetap semangat. Torang ini Bolsel deng torang ini keren,” pungkas Viko. (***)





