SULUT, Bolsel | Matapenanews.co.id- SD Negeri Tobayagan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), akan mendapatkan bantuan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Program tersebut mencakup rehabilitasi bangunan sekolah dengan rencana penanganan sebanyak tujuh ruang kelas belajar (RKB) serta dua ruang toilet. Pelaksanaan pekerjaan renovasi membuat pihak sekolah perlu menyiapkan skema pembelajaran sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung.
Sebagai bagian dari persiapan, pihak SDN Tobayagan menggelar rapat bersama para wali murid di Aula SDN Tobayagan. Pertemuan tersebut membahas mekanisme pelaksanaan kegiatan belajar mengajar selama proses renovasi berlangsung. Jumat, (02/10/2026).
Bendahara SDN Tobayagan, Habib Mamonto, mengatakan bahwa selama bangunan sekolah dalam tahap renovasi, kegiatan pembelajaran untuk sementara akan dilaksanakan di kelas jauh yang berada di desa tetangga.
Menurutnya, lokasi tersebut hanya memiliki tiga ruang kelas sehingga pihak sekolah bersama wali murid menyepakati pembagian jadwal belajar menjadi dua sesi.
“Karena di kelas jauh itu hanya ada tiga ruangan, kami bersama para wali murid bersepakat melakukan pembagian. Kelas 1, 2 dan 3 masuk pagi, sedangkan kelas 4, 5 dan 6 masuk siang,” ujar Habib.
Pembagian waktu tersebut diharapkan dapat menjadi solusi sementara agar seluruh siswa tetap memperoleh kesempatan mengikuti proses pembelajaran selama pekerjaan rehabilitasi sekolah berlangsung.
Habib juga menyampaikan apresiasi kepada para wali murid yang bersedia membantu pihak sekolah mempersiapkan lokasi kelas jauh. Bantuan tersebut, kata dia, antara lain berupa pembersihan ruangan dan halaman sebelum digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Pihak sekolah berharap dapat terus berkoordinasi dengan wali murid selama masa renovasi, terutama terkait pelaksanaan pembelajaran dan kondisi fasilitas di lokasi sementara.
Program revitalisasi tersebut diharapkan dapat mendukung tersedianya lingkungan belajar yang lebih layak bagi siswa SDN Tobayagan setelah proses pekerjaan selesai. (***)





