CIBINONG, BOGOR | Mata Pena News – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia secara khusus mengapresiasi peran strategis Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan penerimaan daerah.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menekankan bahwa upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk organisasi profesi seperti Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT).
Hal tersebut disampaikan Rudy saat menerima audiensi INI dan IPPAT di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (5/5). Dalam pertemuan itu, ia didampingi Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.
Rudy menjelaskan bahwa notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) memiliki peran yang sangat strategis, khususnya dalam menciptakan tertib administrasi pertanahan serta memastikan legalitas setiap transaksi. Menurutnya, aspek tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan PAD Kabupaten Bogor.
“Optimalisasi PAD dan percepatan pembangunan di Kabupaten Bogor membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk peran INI dan IPPAT yang sangat penting dalam setiap tahapan pembangunan,” ujar Rudy.
Ia menambahkan, setiap transaksi yang tercatat secara sah dan transparan akan berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan daerah, baik dari sektor pajak maupun retribusi.
Menurut Rudy, keberadaan notaris dan PPAT menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pembangunan daerah yang sehat dan berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi kontribusi INI dan IPPAT dalam mendukung peningkatan PAD serta peran strategisnya dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rudy berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan organisasi profesi tersebut dapat terus ditingkatkan guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan stakeholder terkait, Pemkab Bogor optimistis mampu mempercepat pembangunan di berbagai sektor sekaligus meningkatkan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi PAD.





