SULUT, Bolsel | Matapenanews.co.id- Dinamika menjelang pemilihan Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) semakin menghangat.
Salah satu Alumni PMII, Sudjito Laiya, resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai bakal calon ketua dalam musyawarah cabang organisasi tersebut.
Dalam keterangannya, Sudjito menegaskan bahwa keputusan untuk maju adalah bentuk panggilan moral sebagai kader dan alumni yang ingin berkontribusi bagi penguatan peran IKA PMII di Bolsel.
Ia menekankan bahwa organisasi alumni tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga forum strategis untuk membangun kolaborasi dan gagasan bagi kemajuan daerah.
“Saya siap maju karena ingin mendorong IKA PMII Bolsel menjadi organisasi yang lebih progresif, inklusif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Sudjito. Kamis, (04/12/2025).
Mantan Kasatkorcab Banser Bolsel mengatakan jila, IKA PMII perlu memperkuat peran di sektor pemberdayaan alumni, peningkatan kapasitas kader muda, serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai program pembangunan sosial dan ekonomi.
Dukungan Mengalir dari Sejumlah Alumni
Pernyataan kesiapan Sudjito mendapat sambutan positif dari sejumlah alumni.
Salah satu alumni PMII Apandi Amu menilai Sudjito sebagai figur yang memiliki rekam jejak organisasi, jaringan yang luas, serta kemampuan komunikasi yang baik.
“Beliau senior saya sehingga saya tau persis rekam jejak beliau. Saya sejak kenal bang jito waktu pertama saya menginjakan kaki di kampus, waktu itu beliau ketua KPMIBMS,” ungkap Apandi.
Apandi juga berharap agar proses pemilihan berjalan demokratis dan melahirkan pemimpin yang mampu menyatukan seluruh kader serta memajukan IKA PMII ke depan.
Menuju Muscab IKA PMII Bolsel
Muscab IKA PMII Bolsel dijadwalkan digelar dalam waktu dekat. Sejumlah nama disebut-sebut tengah dipertimbangkan untuk maju, namun Sudjito menjadi salah satu yang pertama menyatakan kesiapannya secara terbuka.
Dengan deklarasinya, suhu politik internal organisasi diprediksi semakin dinamis. Para alumni pun menantikan visi dan program yang akan ditawarkan oleh setiap bakal calon.
Sudjito sendiri menegaskan bahwa ia terbuka untuk berdiskusi, menerima masukan dari seluruh alumni, dan siap menjalankan amanah jika diberikan kepercayaan.
“Dengan modal Lillahitaala saya siap.” tegas Jito saat diwawancarai. (A70)







