close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.3 C
Jakarta
Sabtu, Februari 7, 2026

Terima Santunan JKM Program BERKAH 42 Juta, Ahli Waris Menangis Haru

BOLSEL, SULUT | Matapenanews.id BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada keluarga Almarhum Ahmat Husain di Desa Salongo, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Senin, (19/09/2022).

Kepala Cabang (Kacab) BPJS Ketenagakerjaan Bolaang Mongondow Raya Syafril yang didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Moh. Basri Sutrimo, S.STP serta Sekretaris Desa Salongo Friady Mehi, SE yang mewakili Pemerintah Desa.

Anak dari Almarhum Mano Husain menangis haru saat menerima santunan JKM tersebut.

Sebagai informasi, JKM dari BPJS Ketenaga Kererjaan ini merupakan program dari Pemerintah Daerah (Pemda) Bolsel untuk Nelayan dan Petani di Daerah yang berjumlah 42 Juta Rupiah.

Kacab BPJS Ketenagakerjaan Bolaang Mongondow Raya Syahril mengatakan, jika ini merupakan komitmen Pemerintah Daerah Bolsel kepada rakyatnya.

“Ini adalah bentuk kepedulian Bupati Hi. Iskandar Kamaru, S.Pt dan Wakil Bupati  (Wabup) Deddy Abdul Hamid melalui BPJS ketenagakerjaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bolsel,” ujarnya.

Baca juga:  Bolsel Jadi Daerah Pertama di Sulut Tetapkan APBD-P 2025

Syahril mengatakan bahwa, ada 2 keluarga penerima JKM yang akan disalurkan hari ini.

“Setelah di Salongo kami akan melanjutkan ke Desa Sinandaka Kecamatan Helumo,” katanya.

Dijelaskannya, peran Pemda Bolsel sangat penting dalam keberlanjutan masyarakat disaat terkena musibah.

“Jika ada keluarga kita yang terkena musibah yang sama dengan apa yang keluarga Almarhum Ahmat Husain dapat hari ini, maka segerala berkoordinasi dengan Pemda Bolsel melalui Dinas, kalau berkasnya lengkap maka sesegera mungkin kami akan memproses, sama seperti keluarga kita yang ada di Desa Salongo ini, yang terpenting semuanya gratis tanpa di pungut biaya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, mekanisme penyaluran JKM tersebut.

“Uangnya sudah kami transfer ke Rekening ahli waris hari Jumat kamrin dan kedatangan kami hari ini tinggal memastikan apakah uangnya sudah diterima oleh ahli waris, takutnya ahli waris belum mengetahui bahwa uangnya sudah berada di rekening,” lanjutnya.

Baca juga:  Pemkab Bolsel Lantik Pejabat, Bupati Iskandar Tegaskan 2025 Jadi Pelantikan Terakhir Seleksi Terbuka

Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada Pemda Bolsel yang sudah berinisiatf mengadakan program yang langsung menyentuh masyarakat.

“Berkat program BERKAH ini sekarang Pemda Bolsel sudah melindungi kurang lebih 7200 petani dan nelayan melalui BPJS Ketenagakerjaan, sudah beberapa ahli waris yang telah dibayarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, Pak Hi. Iskandar Kamaru dan Pak Deddy Abdul Hamid adalah Pemimpin yang sangat merakyat,” tuturnya.

Moh. Basri Sutrimo mengatakan jaminan kematian bagi peserta Program BerKAH dan Nelayan yang telah menjaminkan masyarakat petani 6000 orang tahun ini dan Nelayan 1250 orang.

“Alhamdulillah hari ini saya dan kepala cabang BPJS Ketenagakerjaan akan menyerahkan klaim santunan kematian yang ada di dua Desa yaitu Desa Salongo dan Sinandaka, yang terdaftar dalam Program BERKAH dan perangkat Desa,” ungakap Bahri.

Baca juga:  Anggota DPRD Kotamobagu, Deddy Pontoan Minta Pemkot Evaluasi Kembali Mutasi ASN

Basri juga menyebut untuk besaran santunan tersebut berjumlah 42 juta rupiah bagi setiap penerima, program ini juga ada setiap tahunnya. Ia juga mengatakan penyaluran ini agak terlambat dari hari meninggalnya almarhum karena berkas dari almarhum yang agak lambat di sampaikan kepada pihak BPJS.

“Harusnya setelah satu dua hari almarhum meninggal alhli waris segerah memasukan berkas kepada BPJS Ketenagakerjaan agar supya lebih cepat pencairan,” jelasnya.

Basri berharap, uang santunan JKM tersebut dapat meringankan beban ahli waris dan keluarga.

“Kami yakin berapapun nominalnya tidak bisa mengembalikan rasa kehilangan keluarga tapi paling tidak dengan klaim jaminan ini bisa membantu keluarga untuk keberlangsungan hidup,” pintanya. (Fauzan)

Berita Terpopuler

Motor Honda BeAT Milik Warga Salongo Raib Saat Diparkir di Kebun Desa Dudepo

SULUT, Bolsel | Matapenanews.co.id- Nasib nahas menimpa Agus Sampouw, warga Desa Salongo, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Sepeda motor jenis Honda...

Siswi SMAN 1 Bolaang Uki Tembus Paskibraka Provinsi: Shyren Amelia Abas Harumkan Nama Bolsel

SULUT, Bolsel | Matapenanews.co.id- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMAN 1 Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Shyren Amelia Abas, salah satu...

Polda Sumut Buru Bos Judi Online Terbesar, Kabid Humas Polda Sumut: Ada 36 Lokasi yang kita Lakukan Penindakan

MEDAN | Matapenanews.id- Polda Sumut bersama Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan dan Polresta Deli Serang selama sembilan hari mengungkap berbagai kasus tindak perjudian bahkan...

Keren,,, Karang Taruna Linawan Gelar Upacara HUT RI ke-77 di Pantai Pasir Putih

BOLSEL, SULUT | Matapenanews.id- Tradisi upacara bendera dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) secara umum dilakukan di Lapangan ataupun...

Polri Angkat Bicara soal Pengacara Brigadir J Tak Diizinkan Ikuti Rekonstruksi

JAKARTA | Matapenanews.id- Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi angkat bicara mengenai protes pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak...

Peringati HUT ke-34, Smansa Bolaang Uki Tumbuhkan Semangat Sehat dan Solidaritas Pelajar

SULUT, Bolsel | Matapenanews.co.id- Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan jasmani dan solidaritas antar pelajar, SMA Negeri 1 (Smansa) Bolaang Uki sukses menggelar...
Berita terbaru
Berita Terkait