SULUT, Bolsel | Matapenanews.co.id- Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Pinolosian Timur (Pintim) ke-II resmi menetapkan Sunaryo, sebagai Ketua PAC untuk periode 2025–2027.
Kegiatan yang digelar di Halaman Sekolah TK Desa Onggunoi ini terlihat dihadiri oleh 3 Pengurus Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Pengurus PC Bolsel dan para Pimpinan PAC se- Bolsel.
Pemilihan berlangsung dalam suasana demokratis dan kondusif, dengan melibatkan seluruh kader serta pimpinan ranting di Kecamatan itu. Minggu, (29/11/2025)
Konferancab ke-II ini menjadi momentum penting bagi kader Ansor di Pintim untuk memperkuat komitmen organisasi dalam pembinaan generasi muda Nahdlatul Ulama, penguatan dakwah, serta peningkatan peran sosial di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya usai terpilih, Sunaryo menyampaikan rasa syukur sekaligus tekadnya untuk membawa GP Ansor Pintim menjadi lebih aktif dan berdaya guna.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Saya berharap seluruh kader dapat bergotong-royong membangun Ansor yang lebih progresif, responsif, serta mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC, Sahrul Polapa, S.Pd, memberikan apresiasi atas suksesnya Konferancab ini. Ia menegaskan bahwa terpilihnya Sunaryo menjadi harapan baru bagi penguatan organisasi di tingkat kecamatan.
“Konferancab ini menunjukkan bahwa kader Ansor di Pintim memiliki komitmen kuat untuk memajukan organisasi. Kami di PC GP Ansor Bolsel sangat mengapresiasi proses yang berjalan tertib dan penuh semangat persaudaraan. Kami percaya Ketua terpilih, Sahabat Sunaryo, dapat membawa Ansor Pintim ke arah yang lebih solid, produktif, dan terus hadir di tengah masyarakat,” ujar Sahrul Polapa.
Ia juga mendorong kepengurusan baru agar memperkuat kaderisasi, membangun sinergi dengan pemerintah dan lembaga sosial, serta mengembangkan program-program pemberdayaan pemuda yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan terpilihnya Sunaryo, GP Ansor Pintim diharapkan memasuki babak baru yang lebih dinamis, berakar kuat pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah. (A70)







