SULUT, Kotamobagu | Matapenanews.co.id- Pelayanan Bank BNI Cabang Kotamobagu mendapat sorotan dari salah satu calon nasabah yang mengaku mengalami kendala dalam proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Calon nasabah yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan itu menyampaikan kekecewaannya atas lamanya proses dan minimnya informasi yang diterima selama pengajuan berlangsung.
“Setelah menyerahkan berkas dan menjalani proses BI checking serta survei, sekitar satu bulan kemudian saya diberitahu bahwa pengajuan saya tidak bisa diproses. Tapi tidak dijelaskan apa alasannya,” ujarnya saat diwawancarai. Kamis,(06/11/2025).
Ia menambahkan, komunikasi dengan pihak bank berjalan cukup lambat sehingga menimbulkan ketidakpastian.
“Program KUR ini kan untuk membantu pelaku usaha kecil. Harapannya, prosesnya bisa lebih transparan dan informatif agar nasabah tidak menunggu tanpa kejelasan,” katanya.
Nasabah tersebut mengaku telah mengajukan komplain resmi dan kini masih menunggu penjelasan dari pihak BNI terkait alasan penolakan permohonan kreditnya.
“Sampai sekarang belum ada konfirmasi lanjutan. Saya hanya ingin tahu alasannya agar jelas dan tidak ada kesalahpahaman,” tambahnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak BNI Cabang Kotamobagu belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan tersebut. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat kepada pihak manajemen belum mendapat jawaban.
Sebagai informasi, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM agar dapat mengembangkan usahanya. Diharapkan pelaksanaannya tetap mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, dan pelayanan publik yang profesional. (***)







